Pengertian Ilmu Alamiah Dasar Dan Perkembangan Pikiran Manusia

Ilmu Alamiah

Ilmu Alamiah Dasar (IAD) atau sering disebut juga dengan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan salah satu mata kuliah yang mungkin sudah ada di berbagai jurusan di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Berikut adalah penjelasan mengenai pengertian, perkembangan alam pikiran manusia, dan metode ilmiah.

Pengertian Ilmu Alamiah Dasar

Pengertian Ilmu Alamiah Dasar Menurut Para Ahli

Maskoeri Yasin

Ilmu alamiah poker pelangi dasar adalah ilmu pengetahuan yang membahas mengenai keadaan alam semesta ini termasuk segala isinya, yang di dalamnya termasuk bumi yang terbentuk dengan menggunakan prinsip-prinsip dan konsep-konsep. Ia juga menyatakan bahwa, Ilmu Alamiah Dasar merupakan aktifitas manusia yang aktif dan dinamis. Maksudnya adalah aktifitas manusia yang selalu melakukan percobaan dan menghasilkan sebuah konsep, setelah itu konsep tersebut terus mendorong timbulnya percobaan-percobaan lainnya. Pengertian tersebut ia jelaskan dalam bukunya yang berjudul Ilmu Alamiah Dasar.

Abdullah Aly Dan Eny Rahma

Ilmu Alamiah Dasar adalah sekumpulan pengetahuan mengenai konsep-konsep dasar dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan terknologi.

H. Abay Ahmadi dan A. Supatmo

Dalam buku yang mereka buat yang berjudul SAP Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Alamiah Dasar merupakan suatu pengetahuan yang berisikan teori-teori yang didapat dengan cara-cara tertentu, maksudnya adalah dengan melakukan Observasi-Eksperimen-kesimpulan-menyusun teori-eksperimentasi dan seterusnya sehingga satu sama lain saling berhubungan.

Jadi kesimpulannya menurut saya ilmu alamiah dasar adalah ilmu pengetahuan yang berisi teori dan konsep dasar ilmu alam semesta dan teknologi yang didapatkan dengan cara-cara tertentu seperti melakukan percobaan.

Perkembangan Alam Pikiran Manusia

Pengertian Alam Pikiran Manusia

Seiring dengan bertambah usia dan perkembangan mental, pikiran manusia juga berkembang secara ilmiah. Perkembangan ini digambarkan dengan proses psikososial dan proses psikoseksual. Dengan bertambahnya usia maka rasa ingin tahu manusia akan muncul dan itulah yang menyebabkan perkembangan alam pikiran manusia. Saat rasa ingin tahu muncul, maka memaksa rasio untuk mencari tahu akan sebuah kebenaran dengan cara berfikir dan tanpa disadari pikiran tersebut sedang berkembang dan memiliki banyak pengetahuan.

Dapat disimpulkan bahwa bagaimana alam pikiran manusia dapat berkembang karena dengan kemampuan manusia untuk berfikir dan bernalar serta sifat keingintahuan manusia yang sangat besar.

  • Mitos : mitos adalah suatu informasi mengenai hal-hal yang tidak boleh dilakukan yang sebenarnya salah namun dianggap benar karena telah beredar dari generasi ke generasi.

Contoh : larangan membuka payung dalam rumah, larangan bersiul pada malam hari

  • Legenda : berasal dari bahasa latin (legere) yang berarti cerita rakyat yang dianggap sang pencerita dan penduduk-penduduk sekitar benar-benar terjadi, dan berkaitan dengan aasal usul terjadinya suatu tempat.

Contoh : kisah Sangkuriang yang berhubungan dengan asal mula tangkuban perahu, legenda Malin Kundang yang dikutuk menjadi batu oleh ibunya.

  • Cerita rakyat : cerita rakyat adalah cerita yang asalnya dari masyarakat, ceritanya berisi asal mula suatu tempat atau kejadian di suatu tenpat yang kemudian berkembang dan menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Cerita rakyat juga sebagai hiburan dan tokoh dalam ceritanya dapat dijadikan teladan karena terdapat pesan moral di dalamnya.

Contoh : Bawang Merah dan Bawang Putih, Timun Mas

Cara Manusia Memperoleh Pengetahuan

Secara empirisme, manusia mendapat pengetahuan berasal dari pengalaman dan pengamatan inderawi. Secara rasionalisme, akal sehat dan coba-coba mempunyai peran yang penting bagi manusia untuk menemukan penjelasan mengenai dasar pengetahuan ilmiah.

3 Bagaimana manusia bisa dengan mudah menerima mitos karena akibat keterbatasan penalaran dan keinginannya untuk sementara dapat terjawab

Manusia dapat dengan mudah menerima mitos sebagai hal yang benar karena adanya; keterbatasan pengetahuan yang disebabkan karena keterbatasan penginderaan baik langsung maupun dengan alat, keterbatasan penalaran pada manusia itu, dan hasrat keingintahunya terpenuhi.

Metode Ilmiah

Cara Memperoleh Pengetahuan Yang Ilmiah Dan Non-Ilmiah

Ilmiah

Ilmu pengetahuan merupakan suatu sistem dari berbagai pengetahuan yang didapat dan dihasilkan dari pemeriksaan-pemeriksaan yang dilakukan dengan teliti dan menggunakan metode-metode tertentu.

Pengetahuan ilmiah mempunyai 5 (lima) ciri pokok dalam mendapatkannya, antara lain :

  • Empiris : pengetahuan tersebut didapat dari pengalaman dan pengamatan.
  • Sistematis : pengetahuan didapat dari data yang disusun sebagai kumpulan pengetahuan yang mempunyai hubungan ketergantungan dan teratur.
  • Analitis : pengetahuan ilmiah berusaha membedakan persoalan pokoknya ke dalamĀ  bagian-bagian yang rinci dalam rangka memahami berbagai sifat, peranan, dan hubungan dari bagian-bagian tersebut.
  • Objektif : ilmu pengetahuan bebas dari prasangka individu dan kesukaan pribadi.
  • Verifikatif : pengetahuan tersebut dapat diperiksa kebenarannya oleh siapapun.

Non-Ilmiah

Ilmu non-ilmiah merupakan ilmu yang diperoleh dan dikembangkan secara sistmatik terhadap kemampuan diri manusia berdasarkan hasil serapan indra atau hasil pemahaman suatu pengalaman hidup maupun terhadap ide-ide dalam pikiran manusia secara deduktif (penetapan kebenaran pada suatu pernyatan) dan analitik. Beberapa pendekatan yang digunakan yaitu; pendapatan otoritas, pengalaman, penemuan coba-coba (trial and error), dan metode a priori (metode intuisi).

2 Langkah-Langkah Operasional Metode Ilmiah

Berikut Adalah Langkah-Langkah Operasional Ilmiah :

  • Perumusan masalah : pernyataan-pernyataan apa, bagaimana, dan mengapa mengenai objek yang diteliti. Suatu masalah harus jelas batas-batasnya serta diketahui faktor-faktor yang mempengaruhinya
  • Penyusunan hipotesis : suatu pernyataan yang menunjukkan kemungkinan jawaban untuk memecahkan masalah yang telah ditetapkan. Dengan kata lain hipotesis juga merupakan dugaan yang didukung dengan pengetahuan yang ada, dan dapat dipandang sebagai jawaban sementara ari suatu permasalahan yang diujikan
  • Pengujian hipotesis : berusaha mengumpulkan jawaban sementara atau dugaan yang relevan dengan hipotesis yang telah diajukan untuk dapat memperlihatkan fakta-fakta yang mendukung hipotesis tersebut.
  • Penarikan kesimpulan : penarikan kesimpulan harus mengacu pada hasil eksperimen. Hipotesis yang diterima merupakan suatu pengetahuan yang kebenaranya tela diuji secara ilmiah dan merupakan bagian dari ilmu pengetahuan. Hipotesis tersebut dapat diterima apabila fakta yang ada mendukung pernyataan hipotesis. Bila faktanya tidak mendukung maka hipotesis tersebut ditolak.

3 Keunggulan Dan Keterbatasan Serta Peranan Metode Ilmiah Dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Keunggulan Metode Ilmiah

  • Mencintai kebenaran yang objektif dan bersikap adil
  • Kebenaran ilmu yang mutlak sehingga dapat dicari terus-menerus
  • Mengurangi kepercayaan pada tahayul, astrologi maupun peruntungan, dan lain-lain.

Keterbatasan Metode Ilmiah

Keterbatasan metode ilmiah dikarenakan ketidaksanggupannya menjangkau utuk menguji adanya Tuhan, membuat kesimpulan yang berkenaan dengan baik dan buruk atau sistem nilai dan juga tidak dapat menjangkau tentang seni dan keindahan.

Peranan Metode Ilmiah

  • Metode ilmiah berperan untuk memberikan penjelasan secara logis dalam ilmu empiris
  • Ilmiah berperan dalam memberikan bukti yang konkrit terhadap suatu ilmu pengetahuan
  • Metode ilmiah sebagai landasan dalam melakukan suatu penelitian ilmiah